{"id":61136,"date":"2023-12-01T09:28:31","date_gmt":"2023-12-01T00:28:31","guid":{"rendered":"https:\/\/monolith.law\/id\/?p=61136"},"modified":"2024-03-26T17:56:02","modified_gmt":"2024-03-26T08:56:02","slug":"quote-text-and-images-without-infringing-copyright","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright","title":{"rendered":"Apa itu 'Kutipan dalam Hukum Hak Cipta Jepang'? Penjelasan 4 Persyaratan untuk Melakukannya secara Sah"},"content":{"rendered":"\n<p>Dengan perkembangan internet, dalam beberapa tahun terakhir, penyebaran informasi telah dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, pada individu, penyebaran informasi dapat dilakukan melalui SNS dan penyiaran video. Di sisi lain, dalam perusahaan, metode penyebaran informasi seperti menjalankan media sendiri dan menyebarkan informasi dapat dilakukan. Dengan cara ini, memiliki media sendiri dalam perusahaan disebut Media Milik (Owned Media). Meskipun menjadi masalah bahkan ketika individu menyebarkan informasi, hal yang harus diperhatikan khususnya ketika perusahaan menjalankan media adalah masalah hak cipta. Ketika perusahaan menjalankan media, skala seringkali lebih besar daripada individu, sehingga jika mereka melanggar hak cipta orang lain, ada kemungkinan berkembang menjadi masalah besar. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan cara untuk mengutip teks dan gambar tanpa melanggar hak cipta untuk mencegah pelanggaran hak cipta orang lain.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_53 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Apa_itu_Hak_Cipta\" title=\"Apa itu Hak Cipta\">Apa itu Hak Cipta<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Cara_Menggunakan_Karya_Cipta_Orang_Lain_secara_Sah_Kontrak_Lisensi\" title=\"Cara Menggunakan Karya Cipta Orang Lain secara Sah (Kontrak Lisensi)\">Cara Menggunakan Karya Cipta Orang Lain secara Sah (Kontrak Lisensi)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Cara_Menggunakan_Karya_Cipta_Orang_Lain_Tanpa_Izin\" title=\"Cara Menggunakan Karya Cipta Orang Lain Tanpa Izin\">Cara Menggunakan Karya Cipta Orang Lain Tanpa Izin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Apa_itu_%E2%80%9CKutipan%E2%80%9D_yang_memungkinkan_penggunaan_karya_secara_sah\" title=\"Apa itu &#8220;Kutipan&#8221; yang memungkinkan penggunaan karya secara sah\">Apa itu &#8220;Kutipan&#8221; yang memungkinkan penggunaan karya secara sah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Karya_tersebut_sudah_dipublikasikan_Persyaratan_Publikasi\" title=\"Karya tersebut sudah dipublikasikan (Persyaratan Publikasi)\">Karya tersebut sudah dipublikasikan (Persyaratan Publikasi)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Itu_dikutip_Persyaratan_Kutipan\" title=\"Itu dikutip (Persyaratan Kutipan)\">Itu dikutip (Persyaratan Kutipan)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Kesesuaian_dengan_Praktek_yang_Adil_Persyaratan_Praktek_yang_Adil\" title=\"Kesesuaian dengan Praktek yang Adil (Persyaratan Praktek yang Adil)\">Kesesuaian dengan Praktek yang Adil (Persyaratan Praktek yang Adil)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Termasuk_dalam_Batas_yang_Sah_Persyaratan_Batas_yang_Sah\" title=\"Termasuk dalam Batas yang Sah (Persyaratan Batas yang Sah)\">Termasuk dalam Batas yang Sah (Persyaratan Batas yang Sah)<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Mengenai_Kutipan_Artikel\" title=\"Mengenai Kutipan Artikel\">Mengenai Kutipan Artikel<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Mengenai_Kutipan_Gambar\" title=\"Mengenai Kutipan Gambar\">Mengenai Kutipan Gambar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Mengenai_Kutipan_Video\" title=\"Mengenai Kutipan Video\">Mengenai Kutipan Video<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Apakah_Bisa_Melakukan_Kutipan_Jika_Pemegang_Hak_Melarang_Kutipan\" title=\"Apakah Bisa Melakukan Kutipan Jika Pemegang Hak Melarang Kutipan\">Apakah Bisa Melakukan Kutipan Jika Pemegang Hak Melarang Kutipan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quote-text-and-images-without-infringing-copyright\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Hak_Cipta\"><\/span>Apa itu Hak Cipta<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/monolith.law\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/pixta_53663631_M-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5488\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kami akan menjelaskan tentang mendapatkan izin dan situasi tanpa izin saat menggunakan karya cipta orang lain.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, &#8216;Hak Cipta&#8217; pada dasarnya adalah hak yang diberikan kepada pencipta atas karyanya. Hak cipta, tidak seperti hak paten, tidak memerlukan prosedur seperti pendaftaran, dan secara otomatis muncul pada saat karya diciptakan tanpa memerlukan prosedur apa pun. Karena hak cipta tidak memerlukan prosedur untuk diakui, ini disebut sebagai prinsip non-formal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menggunakan_Karya_Cipta_Orang_Lain_secara_Sah_Kontrak_Lisensi\"><\/span>Cara Menggunakan Karya Cipta Orang Lain secara Sah (Kontrak Lisensi)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menggunakan karya cipta orang lain tanpa izin, pada prinsipnya, merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Hak Cipta Jepang. Oleh karena itu, saat menggunakan karya cipta orang lain, Anda harus berhati-hati agar tidak melanggar Undang-Undang Hak Cipta Jepang. Salah satu cara untuk menggunakan karya cipta orang lain secara sah adalah dengan mendapatkan &#8216;izin&#8217; dari pemegang hak atas penggunaan karya cipta tersebut. Kontrak untuk mendapatkan &#8216;izin&#8217; ini umumnya disebut kontrak lisensi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menggunakan_Karya_Cipta_Orang_Lain_Tanpa_Izin\"><\/span>Cara Menggunakan Karya Cipta Orang Lain Tanpa Izin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, kami telah memperkenalkan cara menggunakan karya cipta orang lain dengan mendapatkan izin. Namun, ada juga cara untuk menggunakan karya cipta orang lain tanpa perlu mendapatkan izin. Misalnya, dalam konteks berikut, Anda dapat menggunakan karya cipta orang lain tanpa perlu mendapatkan izin:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Penggunaan Pribadi dan Penggunaan Karya Cipta yang Menyertainya<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Pendidikan<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan dengan Perpustakaan, Museum, dan Galeri Seni<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Kesejahteraan<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Jurnalistik<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Legislatif, Yudisial, dan Administratif<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Pertunjukan, Penampilan, Penayangan, Penceritaan, dan Peminjaman dalam Kasus Non-Profit atau Gratis<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Kutipan<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Karya Seni, Fotografi, dan Arsitektur<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Komputer dan Jaringan<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Stasiun Penyiaran dan Penyiaran Kabel<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Jika Anda mengoperasikan media di perusahaan Anda, mungkin ada situasi di mana Anda mengutip karya cipta orang lain. Meskipun ada orang yang mengerti secara samar bahwa &#8220;jika itu kutipan, itu diperbolehkan&#8221;, tidak semua kutipan diperbolehkan tanpa batas. Menurut Hukum Hak Cipta Jepang, Anda harus melakukan kutipan dengan cara yang diakui sebagai kutipan yang sah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_%E2%80%9CKutipan%E2%80%9D_yang_memungkinkan_penggunaan_karya_secara_sah\"><\/span>Apa itu &#8220;Kutipan&#8221; yang memungkinkan penggunaan karya secara sah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Atas dasar yang telah disebutkan di atas, hal yang paling penting saat menjalankan media adalah kutipan. Baik itu media berbasis teks seperti media milik sendiri, atau video yang diunggah oleh YouTuber, ada kasus di mana mereka menyoroti &#8220;seseorang menulis atau menyebutkan sesuatu&#8221; dan mempublikasikan opini atau kritik tentang hal tersebut. Metode penggunaan karya yang paling sesuai dalam kasus seperti ini, bahkan tanpa izin dari pemegang hak cipta (yaitu, orang yang membuat teks atau pernyataan asli), adalah &#8220;kutipan&#8221; dalam hukum hak cipta Jepang.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasal 32 Ayat 1 dari Undang-Undang Hak Cipta Jepang menentukan kutipan sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote\">\n<p>Karya yang telah dipublikasikan dapat dikutip dan digunakan. Dalam hal ini, kutipan tersebut harus sesuai dengan praktek yang adil dan harus dilakukan dalam batas yang sah untuk tujuan kutipan seperti pelaporan, kritik, penelitian, dan lainnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Untuk diakui sebagai kutipan yang sah menurut hukum hak cipta Jepang, dipercaya bahwa kutipan karya orang lain harus memenuhi persyaratan berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Karya_tersebut_sudah_dipublikasikan_Persyaratan_Publikasi\"><\/span>Karya tersebut sudah dipublikasikan (Persyaratan Publikasi)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk dapat dikatakan telah dipublikasikan, karya tersebut harus telah diterbitkan atau dipublikasikan oleh penerima lisensi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Itu_dikutip_Persyaratan_Kutipan\"><\/span>Itu dikutip (Persyaratan Kutipan)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Persyaratan ini dapat dibagi menjadi dua bagian sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol>\n<li>Keterpisahan yang Jelas \u2192 Kutipan harus dibedakan dengan jelas dari bagian yang dibuat oleh pengguna, misalnya dengan menggunakan tanda kutip.<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungan Antara Utama dan Tambahan (Ketergantungan) \u2192 Jika bagian yang dibuat oleh pengguna sangat sedikit dan sebagian besar adalah karya orang lain, itu tidak dapat dikatakan sebagai kutipan. Hubungan &#8220;bagian yang dikutip adalah tambahan, dan bagian asli adalah utama&#8221; diperlukan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesesuaian_dengan_Praktek_yang_Adil_Persyaratan_Praktek_yang_Adil\"><\/span>Kesesuaian dengan Praktek yang Adil (Persyaratan Praktek yang Adil)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode kutipan apa yang memenuhi persyaratan praktek yang adil tergantung pada kasus per kasus, tetapi dalam beberapa kasus pengadilan, apakah sumbernya jelas telah menjadi standar penilaian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Termasuk_dalam_Batas_yang_Sah_Persyaratan_Batas_yang_Sah\"><\/span>Termasuk dalam Batas yang Sah (Persyaratan Batas yang Sah)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk kutipan, jika itu dalam batas minimum yang diperlukan untuk mencapai tujuan kutipan, itu akan dianggap sah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengenai_Kutipan_Artikel\"><\/span>Mengenai Kutipan Artikel<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/monolith.law\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/shutterstock_1473413480-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5490\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Bagaimana cara mengutip teks dan gambar tanpa melanggar hak cipta?<br><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Ketika Anda mengutip tulisan orang lain, Anda harus memastikan bahwa Anda telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Khususnya dalam pengelolaan media, persyaratan yang harus diperhatikan adalah persyaratan lingkup yang sah seperti yang disebutkan di atas. Dalam pengelolaan media, seringkali Anda dapat membuat teks dan konten sendiri tanpa perlu mengutip. Selain itu, Anda juga dapat meminta penulis atau pihak lain untuk membuat teks dan konten.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, dalam &#8220;pelaporan, kritik, penelitian&#8221;, dan sejenisnya, lingkup di mana kebutuhan untuk mengutip tulisan orang lain diakui cukup luas. Namun, dalam pengelolaan media, tergantung pada konten yang ditangani, seringkali kutipan tidak selalu diperlukan. Oleh karena itu, lingkup di mana Anda dianggap tidak memenuhi persyaratan lingkup yang sah juga cukup luas. Ketika Anda menggunakan tulisan orang lain dalam pengelolaan media, pastikan Anda telah memenuhi persyaratan &#8220;kutipan&#8221; yang diakui oleh hukum hak cipta Jepang, atau pastikan Anda mendapatkan izin dari pemegang hak.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/monolith.law\/corporate\/copyright-law-ng-text-image\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/monolith.law\/corporate\/copyright-law-ng-text-image[ja]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengenai_Kutipan_Gambar\"><\/span>Mengenai Kutipan Gambar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara prinsip, gambar dan sejenisnya dari suatu karya adalah hak cipta, sehingga diperlukan persetujuan dari pemegang hak cipta. Sebagai pengecualian, persetujuan dari pemegang hak cipta tidak diperlukan jika hal tersebut termasuk dalam &#8220;kutipan&#8221; berdasarkan &#8216;Hukum Hak Cipta Jepang&#8217;. Kasus yang sering menjadi masalah dalam hal gambar adalah hubungan antara utama dan tambahan dalam persyaratan kutipan. Misalnya, jika Anda memposting foto yang diambil oleh orang lain, lukisan, ilustrasi, dll. sebagai konten utama, dan menambahkan komentar sebagai &#8220;bonus&#8221;, kasus tersebut dapat dianggap sebagai &#8220;gambar adalah utama dan komentar adalah tambahan&#8221;, dan kemungkinan besar tidak akan diakui sebagai kutipan yang sah.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, standar penilaian apakah sesuatu termasuk &#8220;kutipan&#8221; atau tidak tidaklah jelas. Selama tidak jelas bahwa hal tersebut termasuk dalam kategori di atas, selain dari catatan sumber kutipan, lebih baik untuk mendapatkan persetujuan dari pemegang hak cipta. Jika sumber data gambar bukanlah karya itu sendiri, tetapi foto yang mengambil karya tersebut, perlu diingat bahwa Anda mungkin perlu mendapatkan persetujuan dari pemegang hak cipta foto tersebut, selain dari pemegang hak cipta karya itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dalam hal foto, jika subjek adalah orang, mungkin ada hak atas citra dan privasi, dan jika subjek adalah selebriti atau orang terkenal, mungkin ada hak publisitas. Oleh karena itu, bahkan jika memenuhi persyaratan kutipan berdasarkan &#8216;Hukum Hak Cipta Jepang&#8217;, Anda harus memastikan bahwa tidak ada masalah dengan hak citra, privasi, dan publisitas.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-\u30b3\u30fc\u30dd\u30ec\u30fc\u30c8\u30b5\u30a4\u30c8\uff08\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\uff09 wp-block-embed-\u30b3\u30fc\u30dd\u30ec\u30fc\u30c8\u30b5\u30a4\u30c8\uff08\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\uff09\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"nXhVM0osK2\"><a href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/internet\/portraitrights-onthe-internet\">Menguraikan Kriteria dan Alur Klaim Ganti Rugi atas Pelanggaran Hak Cipta Potret<\/a><\/blockquote><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;Menguraikan Kriteria dan Alur Klaim Ganti Rugi atas Pelanggaran Hak Cipta Potret&#8221; &#8212; \u30b3\u30fc\u30dd\u30ec\u30fc\u30c8\u30b5\u30a4\u30c8\uff08\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\uff09\" src=\"https:\/\/monolith.law\/id\/internet\/portraitrights-onthe-internet\/embed#?secret=J8UB8iqSEr#?secret=nXhVM0osK2\" data-secret=\"nXhVM0osK2\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/monolith.law\/reputation\/publicityrights\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/monolith.law\/reputation\/publicityrights[ja]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengenai_Kutipan_Video\"><\/span>Mengenai Kutipan Video<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Belakangan ini, misalnya, semakin banyak kasus di mana legalitas tindakan mengutip dalam video, seperti mengutip video YouTube lain dalam video YouTube, atau &#8216;mengutip&#8217; musik yang dibuat oleh orang lain dalam bentuk BGM dll. untuk membuat video yang menyampaikan pesan tertentu, menjadi masalah. Kami telah memperkenalkan putusan pengadilan terkait hal ini dalam artikel berikut.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/monolith.law\/corporate\/copyright-law-ng-video\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">https:\/\/monolith.law\/corporate\/copyright-law-ng-video[ja]<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Bisa_Melakukan_Kutipan_Jika_Pemegang_Hak_Melarang_Kutipan\"><\/span>Apakah Bisa Melakukan Kutipan Jika Pemegang Hak Melarang Kutipan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk karya cipta, mungkin ada catatan seperti &#8220;Dilarang Mengutip&#8221;. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa melakukan kutipan dalam kasus seperti ini adalah ilegal. Namun, catatan &#8220;Dilarang Mengutip&#8221; ini hanya memiliki makna faktual dan tidak memiliki makna hukum. Oleh karena itu, selama memenuhi persyaratan kutipan menurut Hukum Hak Cipta Jepang, melakukan kutipan tetap sah meskipun ada catatan &#8220;Dilarang Mengutip&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain,<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-very-light-gray-background-color has-background\">Meskipun ada larangan umum seperti &#8220;Dilarang Mengutip&#8221; yang ditulis secara eksplisit, bahkan tanpa mendapatkan izin spesifik dari pemegang hak cipta (kontrak lisensi), jika memenuhi kriteria &#8220;kutipan&#8221; menurut Hukum Hak Cipta Jepang, Anda masih dapat menggunakan karya tersebut secara sah.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, &#8220;kutipan&#8221; sangat penting bagi operasional media.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di atas, kami telah menjelaskan cara mengutip teks dan gambar tanpa melanggar hak cipta. Jika Anda melanggar hak cipta, Anda mungkin berisiko menerima tuntutan ganti rugi dari pemegang hak, dan reputasi media yang Anda kelola juga bisa menurun. Oleh karena itu, penting untuk berhati-hati agar tidak melanggar hak cipta dengan sembarangan. Untuk mengutip karya, seperti yang dijelaskan dalam artikel ini, Anda harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Hukum Hak Cipta Jepang. Oleh karena itu, disarankan untuk mendapatkan nasihat dari pengacara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan perkembangan internet, dalam beberapa tahun terakhir, penyebaran informasi telah dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, pada individu, penyebaran informasi dapat dilakukan melalui SNS dan pe [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":62879,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[24,28],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61136"}],"collection":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61136"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62881,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61136\/revisions\/62881"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}