{"id":61210,"date":"2023-12-01T09:29:08","date_gmt":"2023-12-01T00:29:08","guid":{"rendered":"https:\/\/monolith.law\/id\/?p=61210"},"modified":"2024-03-25T19:47:04","modified_gmt":"2024-03-25T10:47:04","slug":"other-than-ticket-illegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal","title":{"rendered":"Apakah Penjualan Ulang Selain Tiket Juga Ilegal? Apa Saja Langkah Konkret yang Dapat Dilakukan Perusahaan untuk Mencegah Kerugian?"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada musim gugur tahun 2020 (2020\u5e74\u79cb), Uniqlo telah merilis koleksi kolaborasi dengan Jil Sander (+J), namun banyak dibeli untuk tujuan penjualan ulang dan ditawarkan di aplikasi pasar bebas seperti Mercari.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dengan penyebaran infeksi virus corona baru, masker dan cairan desinfektan alkohol telah dibeli dalam jumlah besar dan dijual kembali, sehingga penjualan ulang menjadi masalah sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring semakin populernya aplikasi pasar bebas dan lelang online, kami percaya bahwa banyak pemilik bisnis yang merasa terganggu oleh praktik penjualan ulang ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Kali ini, kami akan menjelaskan hukum yang berlaku untuk penjualan ulang dan langkah-langkah penjualan ulang yang spesifik untuk pemilik bisnis, seperti tiket, produk non-obat, dan barang bekas.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_53 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Apakah_Penjualan_Ulang_Ilegal_Legal\" title=\"Apakah Penjualan Ulang, Ilegal? Legal?\">Apakah Penjualan Ulang, Ilegal? Legal?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Undang-Undang_yang_Berlaku_untuk_Tindakan_Penjualan_Ulang\" title=\"Undang-Undang yang Berlaku untuk Tindakan Penjualan Ulang\">Undang-Undang yang Berlaku untuk Tindakan Penjualan Ulang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Penjualan_Ulang_Tiket\" title=\"Penjualan Ulang Tiket\">Penjualan Ulang Tiket<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3'><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Penjualan_Ulang_Produk_Non-Medis\" title=\"Penjualan Ulang Produk Non-Medis\">Penjualan Ulang Produk Non-Medis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Penjualan_Ulang_Barang_Bekas\" title=\"Penjualan Ulang Barang Bekas\">Penjualan Ulang Barang Bekas<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Langkah-langkah_yang_Dapat_Diambil_oleh_Perusahaan_untuk_Mengatasi_Penjualan_Ulang\" title=\"Langkah-langkah yang Dapat Diambil oleh Perusahaan untuk Mengatasi Penjualan Ulang\">Langkah-langkah yang Dapat Diambil oleh Perusahaan untuk Mengatasi Penjualan Ulang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/other-than-ticket-illegal\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Penjualan_Ulang_Ilegal_Legal\"><\/span>Apakah Penjualan Ulang, Ilegal? Legal?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Penjualan ulang adalah tindakan menjual kembali barang yang telah dibeli kepada orang lain. Baik barang tersebut masih baru atau barang bekas, jika Anda menjual barang yang telah dibeli kepada orang lain, itu disebut penjualan ulang. Dengan semakin banyaknya pengguna aplikasi pasar bebas dan situs lelang, diperkirakan penjualan ulang akan terus meningkat di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada orang-orang yang disebut &#8216;penjual ulang&#8217;, yang membeli dalam jumlah besar barang-barang yang kemungkinan akan kehabisan stok dengan harga normal dan menjualnya dengan harga tinggi, dan ini menjadi masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Penjualan ulang yang tidak etis dapat menyebabkan kerugian bagi berbagai pihak, seperti produsen, artis, dan penjual tiket.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tidak semua tindakan penjualan ulang ilegal. Hukum yang berlaku berbeda tergantung pada barang yang menjadi objek penjualan ulang, dan menjadi ilegal jika melanggar hukum tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Undang-Undang_yang_Berlaku_untuk_Tindakan_Penjualan_Ulang\"><\/span>Undang-Undang yang Berlaku untuk Tindakan Penjualan Ulang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mungkin Anda memiliki gambaran kuat bahwa penjualan ulang tiket adalah ilegal, namun ada kasus di mana penjualan ulang tiket tidak melanggar hukum, dan ada juga kasus di mana penjualan ulang barang selain tiket menjadi ilegal.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini, kami akan menjelaskan undang-undang yang berlaku untuk penjualan ulang tiket, obat-obatan non-resep, dan barang bekas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penjualan_Ulang_Tiket\"><\/span>Penjualan Ulang Tiket<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/monolith.law\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/other-than-ticket-illegal2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-27173\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Mengenai penjualan ulang tiket, berlaku &#8216;Undang-Undang Jepang tentang Penjaminan Distribusi yang Tepat dari Tiket Pertunjukan dengan Melarang Penjualan Ulang Tiket yang Tidak Sah&#8217; (Undang-Undang Larangan Penjualan Ulang Tiket yang Tidak Sah) yang diberlakukan pada tahun 2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, bukan berarti semua penjualan ulang tiket dilarang, melainkan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Menjual ulang dengan harga yang melebihi harga jual tanpa persetujuan sebelumnya dari penyelenggara atau penjual, sebagai bisnis<\/li>\n\n\n\n<li>Menerima tiket untuk tujuan penjualan ulang yang tidak sah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Hal-hal tersebut yang dilarang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/monolith.law\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/other-than-ticket-illegal1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-27172\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Poin penting di sini adalah &#8216;sebagai bisnis&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8216;Sebagai bisnis&#8217; berarti &#8216;dilakukan secara berulang dan berkelanjutan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan&#8217;.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, kemungkinan kecil dianggap penjualan ulang yang tidak sah jika Anda menjual ulang tiket konser dengan harga asli karena Anda tidak bisa pergi karena sakit mendadak atau alasan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda melanggar Undang-Undang Larangan Penjualan Ulang Tiket yang Tidak Sah, Anda mungkin akan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Dihukum penjara kurang dari 1 tahun<\/li>\n\n\n\n<li>Denda kurang dari 1 juta yen<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Salah satu atau keduanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penjualan_Ulang_Produk_Non-Medis\"><\/span>Penjualan Ulang Produk Non-Medis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Obat-obatan tidak dapat dijual tanpa izin penjualan obat berdasarkan Undang-Undang Jepang tentang Alat dan Obat (Pharmaceutical and Medical Device Act), tetapi penjualan ulang produk non-medis itu sendiri tidak ilegal.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tindakan berikut dilarang saat menjual ulang produk non-medis:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Menjual dengan mencantumkan efek yang tidak diakui pada produk tersebut (iklan berlebihan)<\/li>\n\n\n\n<li>Menjual dalam keadaan di mana tampilan hukum (nama dan nomor produksi produsen penjual, dll.) telah dihapus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jika Anda melanggar peraturan iklan berlebihan dengan menjual dengan mencantumkan efek yang tidak diakui pada produk, Anda mungkin akan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Dihukum penjara kurang dari 2 tahun<\/li>\n\n\n\n<li>Denda kurang dari 2 juta yen<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Salah satu atau keduanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, mulai 1 Agustus 2021, sistem denda akan diperkenalkan dan 4,5% dari penjualan akan dikumpulkan sebagai denda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk penjelasan lebih rinci tentang iklan berlebihan produk non-medis, lihat artikel berikut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-\u30b3\u30fc\u30dd\u30ec\u30fc\u30c8\u30b5\u30a4\u30c8\uff08\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\uff09 wp-block-embed-\u30b3\u30fc\u30dd\u30ec\u30fc\u30c8\u30b5\u30a4\u30c8\uff08\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\uff09\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"lYWW6jrmST\"><a href=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quasi-drug-advertisement-guidelines\">Apa Saja Pedoman yang Harus Diperhatikan dalam Menampilkan Iklan untuk &#8216;Japanese OTC (Over-the-Counter) Medical Products<\/a><\/blockquote><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;Apa Saja Pedoman yang Harus Diperhatikan dalam Menampilkan Iklan untuk &#039;Japanese OTC (Over-the-Counter) Medical Products&#8221; &#8212; \u30b3\u30fc\u30dd\u30ec\u30fc\u30c8\u30b5\u30a4\u30c8\uff08\u30a4\u30f3\u30c9\u30cd\u30b7\u30a2\u8a9e\uff09\" src=\"https:\/\/monolith.law\/id\/general-corporate\/quasi-drug-advertisement-guidelines\/embed#?secret=eWQk50hsWm#?secret=lYWW6jrmST\" data-secret=\"lYWW6jrmST\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penjualan_Ulang_Barang_Bekas\"><\/span>Penjualan Ulang Barang Bekas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda membeli barang bekas berulang kali untuk menjualnya kembali dan menjalankan bisnis penjualan ulang, Anda memerlukan izin pedagang barang bekas berdasarkan Undang-Undang Jepang tentang Bisnis Barang Bekas. Jika Anda menjalankan bisnis tanpa izin, Anda mungkin akan:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Dihukum penjara kurang dari 3 tahun<\/li>\n\n\n\n<li>Denda kurang dari 1 juta yen<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Salah satu atau keduanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda menjual barang bekas di rumah Anda melalui aplikasi pasar bebas, Anda tidak memerlukan izin.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pedagang barang bekas diwajibkan untuk memverifikasi identitas pemasok saat membeli barang.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, mungkin sulit untuk melakukan verifikasi identitas ini saat membeli barang dari situs lelang atau aplikasi pasar bebas. Dalam kasus seperti itu, Anda mungkin dianggap melanggar Undang-Undang Bisnis Barang Bekas karena mengabaikan kewajiban verifikasi identitas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah-langkah_yang_Dapat_Diambil_oleh_Perusahaan_untuk_Mengatasi_Penjualan_Ulang\"><\/span>Langkah-langkah yang Dapat Diambil oleh Perusahaan untuk Mengatasi Penjualan Ulang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengatasi penjualan ulang adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Penerapan sistem deteksi penyalahgunaan<\/li>\n\n\n\n<li>Mengurangi perbedaan antara harga awal dan harga biasa<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Penjual ulang yang sangat merugikan seringkali menggunakan program otomatis untuk melakukan pesanan dalam jumlah besar. Untuk mencegah hal ini, efektif jika Anda menerapkan sistem yang dapat menolak login yang tidak normal.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tergantung pada produk, mungkin ada perbedaan besar antara harga awal dan harga biasa, dan ada kemungkinan bahwa orang yang sama berpura-pura menjadi orang lain dan membeli berulang kali, lalu menjual ulang untuk mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, penting untuk tidak menetapkan harga awal terlalu rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kenyataannya sulit untuk sepenuhnya mencegah penjualan ulang. Jika Anda mengalami masalah dengan penjualan ulang yang merugikan, disarankan untuk berkonsultasi dengan pengacara untuk mencegah penjualan ulang dari perspektif hukum.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perdagangan barang bekas atau barang yang dibeli dan dijual kembali semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, namun hukum yang berlaku dapat berbeda tergantung pada jenis barang yang diperdagangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Seiring bertambahnya pengguna aplikasi pasar bebas dan situs lelang, pentingnya tindakan pencegahan penjualan kembali akan terus meningkat. Jika Anda ingin melakukan tindakan pencegahan penjualan kembali dengan benar, sebaiknya konsultasikan dengan pengacara yang mengerti hukum terkait.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada musim gugur tahun 2020 (2020\u5e74\u79cb), Uniqlo telah merilis koleksi kolaborasi dengan Jil Sander (+J), namun banyak dibeli untuk tujuan penjualan ulang dan ditawarkan di aplikasi pasar bebas seperti Me [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":32,"featured_media":62641,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18],"tags":[25,24],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61210"}],"collection":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/32"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61210"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61210\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62642,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61210\/revisions\/62642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61210"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61210"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/monolith.law\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61210"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}